Minggu, 06 November 2011

Apa manfaat terong bagi laki-laki?


Terong atau terung, adalah tanaman milik keluarga Solanaceae dan genus Solanum. Ini adalah tanaman asli dari India dan Sri Lanka, dan berhubungan erat dengan tomat dan kentang. Buah digunakan sebagai sayuran untuk memasak. Solanum melongena nama botani.

Terong adalah tanaman hijau sering ditanam secara tahunan, untuk mengambil buah. Tanaman ini tumbuh 40-150 cm untuk (16-57 inci) tinggi. Daun yang besar, dengan lobus kasar. Ukurannya 10-20 cm (4-8 inci) dan 5-10 cm (2-4 inci) lebarnya.

Jenis-jenis setengah liar yang lebih besar dan tumbuh sampai setinggi 225 cm (7 kaki), dengan daun yang melebihi 30 cm (12 inci) dan 15 cm (6 inci) panjangnya. Para cracker biasanya berduri. Bunga warna antara putih ke ungu, dengan mahkota yang memiliki lima lobus. Benang sari kuning. Buah mengandung tepung, dengan diameter kurang dari 3 cm untuk liar, dan bahkan lebih besar untuk jenis tanam.

Dalam hal botani, buah mengandung banyak biji kecil dan lembut. Benih dapat dimakan tetapi rasanya pahit karena mengandung alkaloid nikotin. Hal ini tidak mengherankan karena terong adalah saudara dekat tembakau. Terong ukuran buah bervariasi dari kecil ke besar, tergantung pada budidaya. Buah memiliki berbagai warna, terutama ungu, hijau, dan putih.

Berikut adalah beberapa manfaat terong:

Menghambat kerusakan pembuluh darah
Buah ini diketahui memiliki manfaat sebagai anti-kejang, antikanker. Bahkan di Nigeria tanaman digunakan sebagai kontrasepsi, terutama bagi kaum pria. Masyarakat Nigeria juga mendewakan tumbuhan ini karena bisa meredam "penyakit" gugup. Kemampuan ini secara ilmiah telah terbukti marmut yang diberi sari terong mentah.
Buah terong mengandung striknin, skopolamin, skopoletin, dan yang dapat menghambat kejang skoparon serangan, gugup, atau kekejangan saraf. Jadi, buah ini dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati serangan epilepsi dan penyakit kejang lainnya, seperti yang diyakini dalam pengobatan tradisional.
Di Korea, terung yang telah dikeringkan bila dikonsumsi bisa pula mengobati sakit pinggang, rematik, pinggang kaku, dan nyeri lainnya. Secara empiris, sayuran ini telah mampu mengobati campak, cacar air, ketergantungan alkohol, gastritis, dan luka bakar.
Jus Terong dapat mengurangi kerusakan pada sel-sel dengan penyimpangan kromosom sebagai pertanda adanya kanker. Kandungan tripsin (protease) inhibitor pada buah ini diyakini memicu agen kanker terhadap serangan. Buah ini sangat baik untuk mengurangi risiko kanker.
Hal ini juga dapat menetralkan kerusakan pada arteri. Dengan cara itu dapat menekan dan menangani aterosklerosis, penyakit yang disebabkan oleh transportasi terganggu zat makanan pada darah dan arteri. Gangguan yang terjadi akibat timbunan lemak dan kolesterol di pembuluh darah. Efek, kerja jantung pun terganggu. Organ vital ini akan kesulitan memompa darah ke seluruh tubuh yang bisa membahayakan kehidupan. Gangguan pembuluh darah ini bisa dikurangi, bahkan ditanggulangi dengan mengkonsumsi terong. >>>>


dari artikel lain..................
Penampilannya mungkin kurang menarik. Tapi dibalik itu, terong (eggpant atau aubergine) memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Tak hanya populer sebagai makanan, sayuran berdaging lunak seperti spons ini juga dimanfaatkan sebagai obat untuk mengatasi berbagai penyakit.
Cukup banyak negara yang memiliki masakan khas dari sayuran yang bernama latin Solanum melongena ini. Hal ini karena memang terong dikenal sebagai sayuran yang istimewa. Di India misalnya, terong yang dikenal dengan nama brinjal, dipandang sebagai raja sayuran (king of vegetables) karena rasanya enak dan bisa digunakan di hampir semua masakan khas India sehari-hari dan makanan untuk perayaan. Ada anggapan, terong bisa menyebabkan loyo kaum pria. Anggapan itu mincul bisa jadi itu karena penampilan terong yang lunak setelah dimasak. Alhasil, kebanyakan pria merasa khawatir saat disodori hidangan dari terong. Padahal ini cuma mitos belaka dan tak terbukti kebenarannya. Sebaliknya, terong justru bermanfat dalam urusan seks.
Terong Pembangkit Gairah Seks
Dalam pengobatan Hindu kuno, terong diandalkan sebagai sayuran pembangkit gairah seksual. Di Eropa, terong mendapat julukan apel cinta (apple of love) dan sangat populer sebagai buah penambah gairah sejak tahun 1600-an. Ini karena terong mengandung flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan dan melancarkan sirkulasi darah sehingga baik untuk mengatasi disfungsi ereksi yang disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah.
Bagi kaum hawa, terong punya manfaat tersendiri. Sayuran ini mengandung asam folat yang sangat dibutuhkan oleh wanita hamil dan janin yang dikandungnya. Asam folat berperan dalam mencegah kerusakan otak bayi di dalam kandungan. Air rebusan akar terong juga dipercaya sebagai tonik bagi wanita setelah proses persalinan.
Terong untuk Kecantikan?
Terong juga bisa diandalkan untuk urusan kecantikan. Wanita Eropa sering memanfaatkan terong untuk memutihkan dan menghaluskan kulit, serta menghilangkan jerawat. Caranya, terong dihaluskan bersama yogurt tawar, lalu diusapkan ke seluruh wajah dan leher. Diamkan selama 20-30 menit, lalu bilas wajah hingga bersih.
Bagaimana dengan Kulit Terong?
Jangan buang kulit terong karena kulit terong mengandung nasunin, flavonoid yang berperan sebagai antioksidan kuat pengikat radikal bebas. Menurut penelitian di University of California, Amerika Serikat, nasunin terbukti dapat melindungi membran sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas.
Penelitian di Department of Nutritional Science, Jepang juga menemukan bahwa kandungan nasunin dalam terong bermanfaat menghambat proses angiogenesis, yaitu proses yang mendukung pertumbuhan dan penyebaran sel kanker dengan memasok oksigen dan nutrisi untuk sel kanker. selengkapnya  >>>>>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar